Berita

Politik

Kembalikan Kejayaan Indonesia Sebagai Bangsa Agraris

SABTU, 02 FEBRUARI 2019 | 05:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Garda PAS berkomitmen mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai bangsa agraris.
Ketua sekaligus pendiri Garda PAS, Wibisono, mengatakan Indonesia sejak dulu dikenal sebagai bangsa agraria dengan kekayaan melimpah ruah. Namun saat ini harga pangan cenderung tidak stabil, mengandalkan impor dan petani tidak sejahtera.
"Konsep kita adalah membangun petani melalui agrobisinis modern, mengembalikan kejayaan bangsa sebagai bangsa agraris, membangun bioteknologi yang modern dan memajukan kesejahteraan petani," kata saat ditemui di Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta, Jumat (1/2).

Konsep yang diperjuangkan Garda PAS merupakan visi kedaulatan pangan Prabowo-Sandi. Karenanya, kata dia, pihaknya memberikan dukungan sekaligus menjadi relawan untuk kemenangan Prabowo-Sandi di Pilpres nanti.


Wibisono menekankan membangun pertanian sejatinya bisa dipadukan dengan revolusi industri 4.0 dengan mengandalkan teknologi tinggi.

"Platform food security kita sebenarnya menunjukan bahwa pertanian itu bisa dibangun secara modern dibangun oleh teknologi 4.0 terutama dalam database-nya," ucapnya.

Dia mengatakan program yang dicanangkan Garda PAS antara lain dengan memproduksi pupuk organik berbahan baku mikroba.

"Pupuk kita harganya murah dan hasilnya sangat baik untuk tanaman. Kemudian kita juga membangun comunity development atau penyuluh pertanian. Cuma namanya kita ganti yang lebih keren yaitu prajurit tani," bebernya.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya