Garda PAS berkomitmen mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai bangsa agraris.
Ketua sekaligus pendiri Garda PAS, Wibisono, mengatakan Indonesia sejak dulu dikenal sebagai bangsa agraria dengan kekayaan melimpah ruah. Namun saat ini harga pangan cenderung tidak stabil, mengandalkan impor dan petani tidak sejahtera.
"Konsep kita adalah membangun petani melalui agrobisinis modern, mengembalikan kejayaan bangsa sebagai bangsa agraris, membangun bioteknologi yang modern dan memajukan kesejahteraan petani," kata saat ditemui di Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta, Jumat (1/2).
Konsep yang diperjuangkan Garda PAS merupakan visi kedaulatan pangan Prabowo-Sandi. Karenanya, kata dia, pihaknya memberikan dukungan sekaligus menjadi relawan untuk kemenangan Prabowo-Sandi di Pilpres nanti.
Wibisono menekankan membangun pertanian sejatinya bisa dipadukan dengan revolusi industri 4.0 dengan mengandalkan teknologi tinggi.
"Platform food security kita sebenarnya menunjukan bahwa pertanian itu bisa dibangun secara modern dibangun oleh teknologi 4.0 terutama dalam database-nya," ucapnya.
Dia mengatakan program yang dicanangkan Garda PAS antara lain dengan memproduksi pupuk organik berbahan baku mikroba.
"Pupuk kita harganya murah dan hasilnya sangat baik untuk tanaman. Kemudian kita juga membangun comunity development atau penyuluh pertanian. Cuma namanya kita ganti yang lebih keren yaitu prajurit tani," bebernya.
[dem]