Berita

Novel Bamukmin/Net

Politik

Novel Bamukmin: Yusril Yang Ajak Saya Gabung PBB, Ada Jejak Digitalnya

JUMAT, 01 FEBRUARI 2019 | 20:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Pentolah Front Pembela Islam (FPI) Novel Bamukmin menegaskan, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra yang meminta orang-orang FPI bergabung dengan PBB pada Pemilu 2019.

Demikian disampaikan Novel Bamukmin menanggapi permintaan Yusril agar semua anggota FPI yang menjadi pengurus keluar meninggalkan PBB karena geram dengan kritikan orang-orang FPI.

Baca: Geram, Yusril Usir Keluar Anggota FPI Dari PBB


Novel Bamukmin menjelaskan, dia sendiri diajak oleh Yusril bergabung dan menjadi calon legislatif PBB sebelum akhirnya menyatakan mengundurkan diri.

"Saya ini orang yang masuk PBB langsung dihubungi Yusril-nya langsung, karena Yusril yang meminta FPI untuk bergabung. Itu bisa kita cek jejak digitalnya," kata Novel kepada redaksi, Jumat (1/2).

Dikatakannya pula bahwa FPI tidak pernah mendikte PBB seperti yang dituduhkan Yusril. Sebab, niat awal orang-orang FPI diminta bergabung karena memiliki kesamaan ideologis.

"FPI tidak pernah mendikte karena yakin ideologinya sama-sama menegakan syariat Islam," sebut Novel.

Tidak hanya itu, lanjut dia, Yusril menghubungi pentolan FPI untuk meyakinkan dan membulatkan tekad ganti presiden pada Pilpres 2019. Namun demikian, Yusril malah mengingkarinya. Akhir Januari lalu, PBB malah memutuskan mendukung petahana Joko Widodo.

"Pernyataan Yusril jelas, selain mengajak FPI juga mempunyai sikap dan pernyataan yang meyakinkan sudah bulat ganti presiden," tutur Novel.

Lebih lanjut, dia menyayangkan, PBB sebagai partai Islam malah membela penista agama.

"Bukan membela rakyat malah calegnya sendiri yang dizalimi. Yusril diduga sudah menjual partai demi politik mungkarnya dan demi kepentingan pribadi dan begundal-begundalnya," demikian Novel. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya