Berita

Politik

Fadli: Gara-gara Menkominfo, Semakin Jelas Siapa Yang Gaji ASN...

JUMAT, 01 FEBRUARI 2019 | 17:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada hikmah di balik pertanyaan kontroversi Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat acara internal di Kementerian Komunikasi dan Informatika beberapa waktu lalu.

Pertanyaan "yang gaji ibu siapa?" dan viral itu sekaligus menjadi jawaban kepada sebagian orang yang belum tau bahwa ASN digaji oleh rakyat.

"Saya kira itu ada hikmahnya supaya orang tau bahwa yang ngegaji ASN itu bukan presiden. Yang ngegaji kita semua ini termasuk DPR adalah rakyat," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/1).


"Jadi jangan pernah berfikir bahwa presiden itu menggaji ASN," imbuhnya.  

Menurut Fadli, ucapan Menkominfo Rudiantara yang telah diklarifikasi itu dinilai lucu karena telah menyasar sampai masuk ke ruang privat seseorang.

"Agak lucu juga Menkominfo terkait ASN yang memilih berdasarkan keyakinannya,"kata Fadli.
   
Fadli meyakini bahwa ASN akan tetap menjaga netralitasnya. Atas insiden tersebut, meskipun telah diklarifikasi kementerian tidak boleh berkampanye apalagi sampai mengarahkan para pegawainya untuk menentukan pilihan.
 
"Sebaiknya Kementerian itu jangan berkampanye dan mengarahkan pegawainya untuk memilih salah satu, Serahkan saja kepada mereka yg memilih. Jangan dikondisikan," demikian Fadli. [hta]






 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya