Berita

Luhut Binsar Panjaitan/RMOL

Politik

Luhut: Neneknya Yang Menteri Utang!

KAMIS, 31 JANUARI 2019 | 12:58 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, menanggapi panjang lebar kritik Prabowo Subianto soal utang negara yang kian menumpuk.

Calon presiden nomor urut 02 itu bahkan menyebut Menteri Keuangan, Sri Mulyani sebagai menteri pencetak utang.

"Karena saya bagian daripada proses pengambilan keputusan, saya nggak akan biarkan Indonesia ini dimain-mainkan. Dan kebetulan Bos saya. Lebih kebetulan lagi tadi Ibu Sri Mulyani ngobrol lagi, jadi ada orang yang bilang dia menteri utang. Neneknya yang menteri utang (pada yang mengkritik)," ujar Luhut memancing tawa hadirin acara DBS Asian Insight Conference 2019 di Grand Ballroom, Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Kamis (31/1).


Menurut Luhut, dibandingkan pemerintah terdahulu, utang Indonesia saat ini lebih produktif dan bukan konsumtif. Pasalnya, utang digunakan untuk membiayai infrastruktur.

"Kenapa pemerintah berutang? Utang kita semua utang yang produktif," kata Luhut.

"Kalau bicara utang, kita utang-utang yang produktif. Saya juga kan pebisnis. Saya jelek-jelek ini saya ini bayar pajak lumayan juga," lanjut Luhut.

Ia mengaku heran jika ada pengamat berkomentar pemerintahan Jokowi menumpuk utang.

"Kalau pengamat-pengamat itu kan dia doang. Dia doktor ekonomi, ya saya enggak sih. Tapi sampai sekarang belum ada perusahaan saya yang bangkrut," masih kata Luhut tanpa merinci kepada siapa pernyataannya ditujukan.

Luhut menegaskan, pemerintah tidak akan salah mengeluarkan angka.

"Saya tidak akan lari dari angka yang benar. Makanya saya suka nantang-nantangin, hey you datang kemari kalau berani. Tapi enggak ada satu pun yang berani," tandasnya. [wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya