Berita

Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat/Net

Politik

Gambar Prabowo-Sandi Dibuat Mirip Tikus, Humphrey Djemat Minta Bawaslu Bersikap Tegas

RABU, 30 JANUARI 2019 | 18:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat menyesalkan adanya pemasangan baliho paslon 01 Jokowi-Maruf yang menampilkan gambar paslon 02 Prabowo-Sandi mirip tikus hitam.

Baliho itu ditemukan di Kecamatan Rangkas, Kabupaten Lebak, Banten. Saat ini, baliho tersebut sudah diturunkan dan Bawaslu Lebak sedang melakukan kajian dan investigasi.

Baca: Di Lebak, Baliho Jokowi-Maruf Ilustrasikan Paslon 02 Seperti Tikus


Humphrey menjelaskan, perlu ketegasan Bawaslu untuk mengungkap kejadian di Lebak ini, termasuk jika ditemukan di tempat lain.

Menurutnya, jangan sampai Bawaslu bersikap permisif atau membiarkan pelanggaran seperti ini karena bisa membuat pelanggaran-pelanggaran lainnya muncul dan membuat eskalasinya bertambah besar.

"Selain itu, bisa membuat suasana demokrasi menjadi tidak sehat dan pertentangan semakin tajam," ujar Humphrey mengingatkan, Rabu (30/1).

Demokrasi secara fair dan sportif harus muncul dalam Pemilu di Indonesia sehingga menjadi pesta demokrasi yang mengembirakan bukan pesta demokrasi yang mencekam.

"Kita perlu penyelenggara pemilu seperti Bawaslu yang berwibawa dan tidak punya kepentingan," demikian Humphrey Djemat.

Pada Pilpres 2019, PPP Muktamar Jakarta menyatakan dukungan kepada paslon Prabowo-Sandi. Dukungan tersebut merupakan hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP pada 15-16 November 2018. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya