Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Maruarar: Jokowi Terkaya Di Asia Fitnah, Black Campaign Terkait Pilpres

RABU, 30 JANUARI 2019 | 17:15 WIB | LAPORAN:

Sejak maju walikota Surakarta, lantas Pilkada Jakarta 2012 lalu hingga sekarang maju kembali pencalonan presiden, Joko Widodo konsisten mengalami serangan kampanye hitam (black campaign).

"Jokowi pro asing, aseng, nasionalisme dipertanyakan, korupsi, selalu black campaign. Tapi tuduhan ini tidak pernah terbukti karena tidak benar," ujar politisi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/1).

Terbaru dalam artikel yang ditulis Alice Hou berjudul 'Real Life Crazy Rich Asians: The 10 Most Interesting (and Richest) Asians of 2019', Jokowi masuk daftar orang terkaya di Asia.


Menanggapi hal ini, Ara, begitu ketua umum Taruna Merah Putih, organisasi sayap PDIP, tersebut biasa disapa, tidak heran menjelang Pemilihan Presiden 2019 yang tinggal dua setengah bulan ke depan, ujaran kebencian maupun hoax kian marak beredar. Seperti tuduhan Jokowi punya harta kekayaan 'wah' sebagaimana ditulis Hou.

"Ini fitnah, black campaign," tegasnya.

Ara memperingatkan sekarang ada tim Cyber Crime Polri yang dibentuk khusus menangani kasus-kaus penyebaran hoax dan semacamnya. Apalagi UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jelas delik hukumnya. Penebar hoax bisa dikenai ancaman pidana maksimal enam tahun dan denda Rp 1 miliar.

Ara menegaskan, dirinya tidak bermaksud menuduh siapa pun. Tapi dugaannya artikel Hou itu berkaitan Pilpres yang sengaja digoreng. Mengingat elektabilitas Jokowi selaku petahana dari hasil survei beberapa lembaga survei, masih unggul dibandingkan lawan.

"Surveinya konsisten 20 persen selisihnya, Jokowi survei masih tertinggi," ucapnya.[wid] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya