Berita

Ali Mochtar Ngabalin/net

Politik

Pembebasan ABB Hoax Baru Jokowi, Ngabalin: Otak Gorengan Si Rocky Aja

RABU, 30 JANUARI 2019 | 09:35 WIB | LAPORAN:

Pihak Istana Negara meradang pernyataan Presiden Jokowi mengenai pembebasan Abu Bakar Baasyir disamakan dengan kabar bohong alias hoax.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin mempertanyakan tingkat keilmuan filsuf dari Universitas Indonesia, Rocky Gerung.

Pendapat itu diutarakan Rocky Gerung ketika berbicara di forum ILC di TVOne, tadi malam (Selasa, 29/1).


"Di mana dia menemukan hoax baru? kalau dia terpelajar mengerti tentang sebuah proses hukum, aspek hukum, aspek tata negara, aspek administrasi. Kalau dia mengerti sebagai orang terpelajar, tidak musti sarjana hukum," kata Ngabalin saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Rabu, 29/1).

Ia menilai pernyataan Jokowi di Garut, ketika itu, tidak ada yang keliru. "Normal-normal saja itu, tidak ada yang aneh, biasa saja. Otak gorengannya itu si Rocky aja," cetusnya.

Ngabalin menegaskan, seluruh dunia termasuk Indonesia dalam posisi dan penilaian yang sama menempatkan aksi terorisme sebagai extra ordinary crime. Sementara, ABB telah memenuhi syarat dua per tiga menyelesaikan masa hukumannya, maka diberikan hak untuk mendapatkan bebas bersyarat.

"Karena pertimbangan kemanusiaan dan lainnya maka sekarang dikaji, ditelaah secara komprehensif, di mana salahnya? Seperti dia aja yang kebelet, masa sih yang begini dipakai goreng," tegas Ngabalin.

Jika pernyataan Presiden Jokowi itu memunculkan beragam perspektif menurut Ngabalin tergantung yang memberi penilaian.

"Namanya pemerintah. Makanya kalau sampai Rocky menyebut hoax, apa pengertian dia tentang hoax? dia mesti jelaskan. Bolak balik dia bilang orang dungu, pintar apa sih Rocky itu? isi kepalanya apa?" tegas Ngabalin.

Ngabalin pun mengkritik Rocky hanya pandai berimprovasi dan memutarbalikkan mainan kata-kata sehingga membuat orang terhipnotis.

"Kapok dia kalau depan saya, kalang kabut, blank dia punya kepala. Berkali-kali dia bilang apa lagi, saya memulai dari mana, saya lupa. Blank dia langsung," ucap Ngabalin. [wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya