Berita

JASMA Padi Bogor/RMOL

Politik

Alumni SMA Seluruh Bogor Segera Deklarasi Dukungan Untuk Prabowo Sandi

SELASA, 29 JANUARI 2019 | 21:16 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak memiliki kompetensi dasar sebagai kepala negara sehingga tidak memiliki arah dan narasi dalam membangun Indonesia.

Dapat dilihat dari ketidakmampuan Jokowi dalam mengelola negara. Di mana, utang bertambah banyak, nilai tukar rupiah melemah, hingga tingginya ketergantungan akan impor.

Hal tersebut disampaikan salah satu penggagas Jaringan Alumni SMA untuk Prabowo-Sandi (JASMA Padi) seluruh Bogor Ridho S. Manopo kepada wartawan, Selasa (29/1).


"Melihat kondisi bangsa saat ini, dan guna menyambut gerakan para alumni SMA se-Jakarta untuk melakukan perubahan maka kami para alumni SMA se-Bogor akan segera membentuk Jaringan Alumni SMA se-Bogor untuk pemenangan Prabowo-Sandi," jelas Ridho yang juga alumni SMAN 3 Bogor.

Menurutnya, Jokowi bukanlah sosok yang layak memimpin Indonesia. Apalagi jika bicara dengan tujuan Indonesia yang ingin menjadi negara kuat dan berdaulat.

"Mari kita songsong Indonesia baru yang jauh lebih sehat, berdaulat, makmur dan terarah dengan seorang pemimpin yang cakap, tegas, pintar dalam mengelola negara. Dan dapat melindungi segenap warga negara dan Tanah Air Indonesia dengan nalar bernegara yang baik," papar Ridho.

Hingga saat ini, alumni SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 5 dan sejumlah SMA di Kota Bogor terus melakukan konsolidasi. Berbagai kegiatan tengah dirancang untuk pendeklarasian dukungan secara resmi. [wah] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya