Berita

Ekonom senior Rizal Ramli/RMOL

Politik

Rizal Ramli: Pejabat Yang Membuat Kerugian Ekonomi Bisa Dipenjara

SELASA, 29 JANUARI 2019 | 20:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pembuat kebijakan yang mengakibatkan kerugian pada negara dan rakyat sudah sepatutnya bisa dipenjara.

Demikian disampaikan ekonom senior Indonesia DR. Rizal Ramli dalam diskusi bertajuk 'Jokowi Raja Impor?' di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta, Selasa (29/1).

"Padahal ada pasal-pasal di undang-undang korupsi bahwa pejabat yang mengakibatkan kerugian pada ekonomi nasional bisa dipenjara. Tapi belum pernah dipakai oleh KPK," jelasnya.


Rizal Ramli mengatakan, mengakibatkan kerugian bagi negara dan rakyat termasuk membuat kebijakan impor pangan yang jelas-jelas merugikan petani.

"Kerugian ekonomi negara itu kan bisa kerugian konsumen, kerugian petani, kerugian rakyat secara umum," ujarnya.

Rizal Ramli sendiri sudah pernah melaporkan hal tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Di mana, lembaga anti rasuah masih mengkaji laporannya.

"Karena banyak sekali kejahatan ekonomi di Indonesia. Itu pada dasarnya merugikan ekonomi nasional, termasuk juga menerbitkan surat utang dengan bunga yang terlalu tinggi. Itu kan merugikan negara kita, merugikan rakyat kita," tegas Rizal Ramli. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya