Berita

Arief Budiman/RMOL

Politik

Arief Budiman: KPU Tidak Mungkin Atur Uang Transport Dan Uang Makan

SELASA, 29 JANUARI 2019 | 13:41 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak punya kapasitas menentukan batas kewajaran uang transportasi maupun makan saat berkampanye sebagaimana permintaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Permintaan Bawaslu itu disampaikan secara tertulis dan sudah dibalas KPU.

Demikian dikatakan Ketua KPU, Arief Budiman di kantor RRI, Jalan Merdeka Barat, Jakpus, Selasa (29/1).


"Sebetulnya sudah kita jelaskan dalam surat karena KPU kan tidak bisa, tidak dalam kapasitasnya untuk menentukan transpor sekian kemudian makan sekian, karena setiap daerah itu punya harganya masing-masing," terang Arief.

Arief menambahkan, untuk menentukan besaran harga transpor di masing-masing daerah ada mekanismenya seperti harus disurvei dan sebagainya.

"KPU tidak mungkin melakukan itu," tegas Arief.

Masing-masing tingkatan punya acuannya. Semisal nasional, lanju Arief, menggunakan daftar menteri keuangan.

"Kalau tingkat provinsi mengacu pada keputusan gubernur, kalau tingkat kabupaten kota mengacu pada keputusan bupati/walikota. Nah angka-angka itu yang kemudian kita gunakan, kita adopsi, karena KPU tidak mampu mengatur sendiri," paparnya,

"Memang kita tidak membuatnya dalam peraturan KPU ya tapi dalam surat yang kita jawab tegas ukurannya itu," imbuh Arief.

Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar menyampaikan bahwa mengacu pasal 584 UU Pemilu, pemberian uang pengganti transpor maupun makan diperbolehkan selama dalam batas kewajaran. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya