Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Caleg Eks Napi Koruptor Mau Dirilis, Fahri Hamzah: KPU Nggak Usah Ber-gimmick

SELASA, 29 JANUARI 2019 | 12:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan daftar caleg eks narapidana koruptor pada awal Februari nanti dikritik sebagai pencitraan.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menegaskan, domain KPU menyukseskan Pemilu, bukan mengambil peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"KPU nggak usah pencitraan. KPU tuh jaga keadilan Pemilu saja. Nggak usah pencitraan, nggak usah ikut agendanya KPK. Itu urusannya lembaga lain," ujar Fahri kepada wartawan di gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (29/1).


KPU, menurut dia, semestinyas fokus suksesi Pemilu 2019 dengan cara mempersiapkan segala hal teknis yang dibutuhkan. Mengingat, hari pencoblosan tinggal hitungan pekan.

"KPU nggak usah main gimmick-gimmick. Pastikan DPT yang ada, pastikan petugas Pemilu ada di semua, TPS, surat suara, formulir-formulir sampai ke tingkat pusat nih utuh. Itu semua yang harus dijaga KPU. Nggak usah ber-gimmick-gimmick yang lain," tuturnya.

Ia justru curiga ada agenda lain di balik rencana KPU tersebut. Sebab terkesan KPU tidak mementingkan agenda prioritasnya.

"KPU mau pencitraan di situ ya mau nunjukkin dia antikorupsi, supaya nggak dituduh korupsi. Jangan begitu. Jangan bersekongkol dengan penegak hukum. Jadi, lembaga yang melaksanakan tugas dengan UU. Jaga Pemilu supaya kredibel, itu saja," tegas Fahri. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya