Berita

Arie Ardian/RMOL

Hukum

Polisi: Kasus Geng Motor Kopus Sadis Dan Brutal

SELASA, 29 JANUARI 2019 | 09:59 WIB | LAPORAN:

Polres Jakarta Metro Jakarta Pusat meringkus enam orang anggota geng motor Komuitas Pusat atau Kopus yang menikam Yudi (26), hingga tewas.

Kejadiannya di Jalan HBR Motik, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Minggu (27/1) sekitar pukul 04.30 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka di punggung sebelah kiri, bahu sebelah kanan, dan dada sebelah kiri.


Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian menyebut, enam pelaku yang ditangkap berinsial FR (18), PSD (21), AL (18), TR (24), GBB (26) dan AAR (23).

Mereka dijerat dengan pasal 338 KUHP juncto 170 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun kurungan penjara.

"Geng motor ini berjumlah 30 motor saat kejadian. Sekitar 60 orang, datang ke TKP melakukan penganiayaan," kata Arie di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin petang (28/1).

Korban sempat dibawa ke rumah sakit namun tak tertolong nyawanya.

Tak hanya menganiaya, para pelaku juga melibas motor milik korban yakni Kawasaki Ninja warna oranye.

"Motornya pun, kami temukan di rumah salah satu pelaku," papar Arie.

Polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya baju pelaku, golok dan cocor bebek.

"Kasus geng motor ini sangat sadis dan brutal. Kami masih lakukan pendalaman soal pelaku lainnya," kata Arie.

Lebih lanjut Arie menuturkan, kronologi penganiayaan berawal dari tantangan semasa geng motor melalui Instagram.

''Mereka ngakunya baru sekali melakukan aksinya. Memang mereka selalu nongkrong di sana tapi kadang berpindah tempat juga," jelas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya