Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Dhani Ditahan, Dahnil: Insyaallah, Kami Tidak Surut Nyali!

SELASA, 29 JANUARI 2019 | 04:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkeyakinan musisi Dhani Ahmad Prasetyo atau yang dikenal Ahmad Dhani merupakan korban dari rezim yang kini berkuasa.

Koordinator Jurubicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak bahkan mengaku kubunya telah siap menjadi korban selanjutnya setelah Dhani.  

“(Dia) korban rezim, kami semua sudah sadar sejak awal. Bisa menimpa Dhani dan siapa pun dari kami yang bersikap menolak tunduk,” tegasnya di akun Twitter pribadinya, Senin (28/1).


Namun demikian dia yakin, vonis hakim pengadilan Jakarta Selatan atas kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani hingga membuat pentolan Dewa 19 itu mendekam di penjara tidak menyurutkan nyali anggota BPN.

“Insyaallah kami tak surut nyali, karena yang bertauhid tak pernah kalah,” tegas mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.

Kepada Dhani, Dahnil beserta anggota BPN lain berdoa agar ayah Al, El, dan Dul itu kuat dan tegas dalam berjuang.

“Dia pejuang. Dia korban rezim. Terus berdiri tegak dan melawan,” tegasnya.

Vonis 1,5 tahun penjara dijatuhkan kepada Dhani oleh Majelis hakim Pengadilan Jakarta Selatan. Dia dinyatakan bersalah lantaran melakukan ujaran kebencian lewat cuitan di akun @AHMADDHANIPRAST saat mengomentari kasus penodaan agama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Majelis hakim memutuskan bahwa Ahmad Dhani terbukti melakukan tindak pidana yang diatur ancaman pasal 45A ayat 2 UU 19/2016 tentang ITE junto pasal 28 ayat 2 UU ITE junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Kini ia ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya