Berita

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo/Net

Hukum

Bareskrim Bentuk Tim Pengkaji Tabloid Indonesia Barokah

SENIN, 28 JANUARI 2019 | 18:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Setelah resmi mendapatkan laporan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Badan Reserse Kriminal Polri membentuk tim untuk mengkaji tabloid Indonesia Barokah yang dianggap menyudutkan pasangan calon nomor urut 02.

"Apabila sudah ada kajian secara komprehensif dari tim Bareskrim dan rekomendasi dari Dewan Pers nanti akan dianalisa kembali apa langkah selanjutnya yang dilakukan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/1).

Hasil kajian resmi dari Dewan Pers, sambung Dedi, akan menjadi dasar Polri untuk memulai langkah penyelidikan. Nantinya, rekomendasi itu akan dijadikan alat bukti.


Saat ini, Dedi menambahkan, pihaknya intens melakukan koordinasi dengan Dewan Pers sambil menunggu hasil kajian menyeluruh.

Untuk sementara sebelum hasil rekomendasi kajian dari Dewan Pers yang ditargetkan selesai pekan ini, Polri melakukan langkah pencegahan dengan meminta kepada PT Pos untuk menghold (menahan) pendistribusian tabloid 16 halaman itu.

"Kita sudah bekerja sama khusus distribusi via pos, dari pihak Pos sudah sepakat di-hold pendistribusiannya kepada alamat-alamat yang dituju," urai Dedi.

Sementara tempat ataupun masjid yang telah menerima tabloid tersebut, Polri melalui Bhabinkamtibmas menghimbau kepada pengurus masjid maupun Pondok Pesantren agar tidak menyebarluaskannya.

"Jadi tidak ada pendistribusian agar tidak terjadi kegaduhan di masyarakat karena itu nanti akan multiintepretasi dari masyarakat," demikian Dedi. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya