Berita

Mayjen TNI (Purn) Supiadin AS/RMOL

Politik

Jelang Pilpres, Segera Tunjuk Panglima TNI Yang Paham Teritorial Dan Keamanan

SENIN, 28 JANUARI 2019 | 16:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menjelang Pemilu serentak 2019 pada 17 April mendatang, suasana politik dan keamanan mulai memanas. Hal tersebut ditandai munculnya sejumlah kasus.

Sejumlah kasus kasus itu misalnya, polemik razia buku PKI, pernyataan pemerintah untuk menimbang ulang rencana  pembebasan Abu Bakar Baasyir, pernyataan Panglima TNI di Kemhan pada 16 Januari lalu tentang perlu persiapan peralatan teknologi canggih perang kota menghadapi teroris, dan pernyataan Panglima TNI bahwa PKI sudah bukan lagi menjadi ancaman bangsa hingga keresahan mantan Wakasad Letjen (Purn) Kiki Syahnakri yang saat ini menjabat Ketua PPAD, terhadap korban 31 pekerja di Papua yang hingga saat belum ada titik terang.

Berbagai kondisi tersebut dinilai oleh Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) Supiadin AS perlu mengevaluasi total terhadap kinerja Panglima TNI saat ini.


Menurutnya, menghadapi dinamika keamanan yang meningkat, dan kondisi sosial politik yang memanas menjelang Pilpres, pemerintah dalam hal ini Presiden diharapkan dapat melakukan evaluasi total terhadap kinerja Panglima TNI yang telah menjabat lebih dari satu tahun.

Karena itu, jelas Supiadin, Presiden perlu segera menunjuk Panglima TNI sebelum Pilpres, dengan kriteria antara lain memahami teritorial, mempunyai track record yang jelas, memiliki pengalaman penugasan yang luas dan naluri tempur yang tajam, serta memiliki integritas yang kuat yang dapat dibanggakan.

Sementara terkait keamanan di Papua, Supiadin menjelaskan pemerintah juga perlu melakukan evaluasi total terhadap gelar operasi TNI dalam menghadapi kelompok sparatis bersenjata tersebut.

"Perlu evaluasi total terhadap gelar operasi TNI menghadapi kelompok separatis bersenjata, karena OPM itu telah menewaskan 31 pekerja di Papua dan yang terbaru justru menewaskan satu prajurit kita. Di sini tampak sekali lemahnya koordinasi antar fungsi, khususnya fungsi intelijens TNI yang tidak berjalan," jelas mantan Pangdam Iskandar Muda dan Pangdam Udayana tersebut dalam keterangan tertulis, Senin (28/1).

Supiadin juga menyesalkan sikap Panglima TNI yang menyampaikan berbagai pernyataan yang meresahkan, seperti tidak ada lagi ancaman PKI di Indonesia. Pernyataan ini bertentangan dengan pernyataan Menhan bahwa PKI masih menjadi ancaman bagi bangsa.

"Seharusnya Panglima TNI fokus ke dalam melakukan pembinaan, dan merumuskan konsep operasi yang jelas untuk meningkatkan kondisi keamanan di seluruh Tanah Air. Perlu disadari, kasus tewasnya prajurit TNI di Papua, membawa duka mendalam bagi keluarga prajurit TNI dan sekaligus menurunkan moril prajurit. Prajurit melaksanakan operasi merupakan bagian dari tugas mereka, namun keselamatan prajurit merupakan tanggung jawab pimpinan dalam hal ini Panglima TNI," tuturnya. [rua]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya