Berita

Muhammad Hatta/Net

Politik

Golkar: Menyemangati Kader Tak Perlu Iming-Imingi Kursi Menteri

SENIN, 28 JANUARI 2019 | 15:58 WIB | LAPORAN:

Partai Golkar saat ini lebih memilih konsentrasi meningkatkan raihan kursi legislatif pada tiap tingkatan, terutama DPR.

Urusan jatah kursi di kabinet belum menjadi prioritas.

"Golkar sejak Ketum Airlangga mencoba memperbaiki beberapa program internal, konsolidasi kami, termasuk di dalamnya upaya meningkatkan kualitas peran kader kami yang mendampingi presiden baik di kabinet maupun di TKN," ujar politisi senior Golkar, Muhammad Hatta saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Senin, 28/1).  


Bagi Golkar sendiri, masih terlalu dini membicarakan pembagian jatah menteri.

"Kalau kami tidak ada hitung-hitungan. Pendekatan, nomor satu sekarang kami yakin dulu TKN sukses," ucapnya.

Namun yang pasti, jelas Hatta, Golkar tidak ingin memberi janji-janji surga kepada kader.

"Sebagai partai tertua tentunya sistem rekruitmen kader yang berkualitas dan mampu mengemban amanah telah kami miliki untuk menduduki jabatan-jabatan stategis jika satu saat nanti Golkar diminta menyiapkannya. Semangat kader untuk meningkatkan kinerja tidak perlu kami iming-imingi apapun. Buat kami ke dalam. Kami tidak maksud menuduh teman-teman partai lain," tegasnya.

Menyinggung target 10 kursi menteri yang disampaikan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, Hatta sontan tertawa.

"Saya tidak mau mengomentari strategi PKB dengan kader-kadernya," tandas mantan dutabesar RI untuk Kerajaan Thailand ini.[wid]  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya