Berita

Muhaimin Iskandar/Net

Politik

IPR: Cak Imin Tak Masuk Akal, 4 Kursi Menteri Sudah Kebanyakan Untuk PKB

SENIN, 28 JANUARI 2019 | 14:56 WIB | LAPORAN:

Permintaan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang ingin diberikan jatah 10 kursi menteri jika Capres-Cawapres Joko Widodo-Maruf Amin menang tidaklah masuk akal.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan, secara politis Cak Imin bersama PKB boleh-boleh saja berharap akan mendapatkan jatah kursi menteri yang banyak. Namun jika nanti perolehan suara PKB tak sebanyak partai pendukung yang lainnya di Pemilu 2019, maka permintaan itu sangat tidak layak.

"Soal layak atau tidak layak, tentu tidak layak. Jatah menteri 10 bagi PKB terlalu banyak," tegasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (28/1).


Perlu diketahui, Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Diantaranya adalah PDIP, Golkar, PKB, Hanura, NasDem, Perindo, PSI, PPP, PKPI. Sementara, pada Pemilu 2014 lalu, perolehan suara PKB yang hanya 9,04 persen berada jauh dibawah PDIP yang sebesar 18,95 persen dan Partai Golkar 14,75 persen.

"Kalau PKB katakanlah dengan 6 persen suara yang akan didapatkan di April 2019 menurut lembaga survey, ingin mendapat jatah 10 menteri. Bagaimana dengan partai PDIP yang diprediksi mendapat suara jauh di atas PKB akan mendapat banyak menteri dong. Jadi tidak rasional permintaan Cak Imin tersebut. 4 sampai 5 menteri saja sudah banyak bagi PKB," pungkasnya. [hta]









Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya