Berita

Foto:Net

Politik

Keonaran Massa Beratribut PDIP Bisa Gerus Elektabilitas Partai Dan Jokowi

SENIN, 28 JANUARI 2019 | 13:56 WIB | LAPORAN:

. Kericuhan yang dilakukan massa beratribut PDI Perjuangan saat melintas di depan Masjid Jogokariyan, Jogjakarta mengancam tingkat elektabilitas partai dan paslon Jokowi-Maruf.

Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Bin Firman Tresnadi mengatakan, aksi perusakan bendera dan spanduk di sekitar masjid, serta membuat kebisingan dengan gas motor merupakan provokasi untuk memancing keributan.

"Ini jelas-jelas sebuah provokasi untuk memancing keributan," ujar Bin Firman saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (28/1).


Ditegaskannya, aksi semacam itu justru bakal merugikan partai dan paslon yang diusung. Sebab, aksi tersebut bisa memicu antipati umat Islam.

"Hal semacam ini akan semakin menggerogoti elektabilitas partai dan Jokowi pada pemilu 2019 yang memang mengalami trend penurunan elektabilitas," tegasn Bin Firman.

Makanya, ditekankankan pengamat politik ini, jika ingin mendapatkan simpati masyarakat, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak boleh tinggal diam. Dia harus beri sanksi tegas terhadap kadernya jika memang terbukti telah berbuat onar.

"Show of force dan tindakan intimidasi seperti ini sudah tak memiliki ruang lagi di masyarakat yang semakin cerdas secara politik," tutup Bin Firman. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya