Berita

Foto: Net

Politik

Keributan Di Masjid Jogokaryan, Inilah Penjelasan PDIP

SENIN, 28 JANUARI 2019 | 10:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keributan dengan Pemuda Masjid Jogokaryan terjadi usai kegiatan deklarasi dukungan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, kemarin petang (Minggu, 27/1).

Politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari menjelaskan keributan yang terjadi itu antarrelawan dan tidak ada kaitan dengan partainya.  

"Deklarasi bukan acara resmi PDIP, tapi laskar-laskar aliansi relawan DIY bentrok dengan relawan sebelah," ujar Eva kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Senin, 28/1).


Namun, tambah Eva, jika ada kader banteng moncong putih yang terlibat bentrokan dengan pemuda masjid di daerah tersebut, semata atas inisiatif pribadi.

"Asosiasi, karena PDIP pengusung 01 maka seolah PDIP dan memang mungkin beberapa anggota PDIP ikut, atas nama individu," tuturnya.

"Nggak (kaitannya PDIP), itu pribadi," kata Eva, menekankan.

Informasi yang dihimpun, keributan bermula ketika massa diduga PDIP melintas depan Masjid Jogokaryan dan merusak bendera, spanduk Hizbulloh serta memainkan gas sepeda motor hingga memekakkan telinga. Padahal di dalam masjid sedang berlangsung pengajian.

Kemudian pemuda masjid Jogokaryan keluar dan menghadang massa hingga terjadilah cekcok mulut.

Babinsa Koramil 09/MJ, Serka Suyatbahkan pun turun melerai massa yang akan bentrok.

Barulah sekitar  pukul 17.15 WIB, kedua belah pihak yang dimediasi Bawaslu, Polsek Mantrijeron dan Koramil 09/MJ dipertemukan di Pendopo Kecamatan Mantrijeron.

Hadir pula Camat Mantrijeron, Kapolsek Mantrijeron, Danramil 09/MJ, Bawaslu, Ketua Takmir Masjid Jogokaryan ustadz M. Fanni Rahman; Ketua DPC PDIP Mantrijeron,  Junianto serta Ketua FJI DIY, ustaz Durrohman.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya