Berita

Sohibul Iman/Humas DPP PKS

Politik

Pakar Psikolog Politik: PKS Bermain The Next Level Democracy

SENIN, 28 JANUARI 2019 | 06:12 WIB | LAPORAN:

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dua kali langsung turun ke jalanan mengikuti kegiatan sosialisasi PKS pada Pemilu 2019.

Teranyar, Sohibul Iman mengikuti acara flashmob dan apel siaga di Cimanggis, Depok, Jawa Bara, Minggu (27/1).

Pakar psikologi dan kebijakan Poblik, Irfan  Aulia menyebut isu yang saat ini sedang marak di wilayah psikologi dan kebijakan publik tentang pembangunan yang menekankan kepercayaan antara partai politik, pemimpin politik dan rakyat biasa.


"Isu saat ini tentang citizenship, yang menekankan social trust antara institusi politik, pemimpin politik dan rakyat biasa. Turunnya pemimpin partai ke jalan ini adalah inisiatif yang baik dan ini berarti sedang terjadi permainan politik next level democracy, yang membuka keran partisipasi publik semakin besar," ujar Irfan.

Di tengah cuaca mendung, Sohibul Iman tak canggung berbaur bersama kader dan simpatisan dengan turut menjadi poster berjalan.

 "Kita ikut ini, adalah cara memperkenalkan PKS ke masyarakat kita, dengan begini masyarakat bisa mengetahui tentang PKS," papar Sohibul di tengah-tengah sosialisasi.

Sohibul yang terbiasa menyampaikan orasi di mimbar-mimbar resmi juga percaya diri saat berorasi di atas mobil bak terbuka. Ia pun menyapa masyarakat dan meminta mereka untuk tidak segan-segan bertanya kepada kader PKS jika merasa ada yang perlu dikonfirmasi terkait janji kampanye.

"Silakan jika masyarakat timbul keinginan bertanya kepada kita, insyaAllah akan kita jelaskan tentang program-program dan janji kampanye PKS," ujarnya.

Kegiatan sosialisasi berupa flashmob juga dilakukan oleh seluruh kader dan simpatisan PKS di seluruh Indonesia.

Mereka menyosialisasikan janji kampaye PKS yakni RUU Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan SIM Seumur Hidup serta RUU Perlindungan Ulama, Tokoh Agama dan Simbol Agama. Di samping itu juga  calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya