Berita

Sekret GMNI Garut/Net

Politik

Tolak Jokowi Dituding Aksi Bayaran, GMNI Ancam Tempuh Jalur Hukum

SENIN, 28 JANUARI 2019 | 04:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Garut membantah aksi mereka menolak kehadiran Presiden Joko Widodo pada 18 Januari lalu disebut bayaran.

Ketua Bidang Politik GMNI Kabupaten Garut, Yusuf Abdulah menilai tudingan itu tidak berdasar dan sebagai upaya mendiskreditkan organisasinya.

Dia menegaskan bahwa GMNI merupakan organisasi kader dan perjuangan yang berwatak kerakyatan dan berideologikan Pancasila. Sehingga jika ada hal yang tidak sesuai dengan aspirasi rakyat, GMNI akan hadir menyuarakannya.


“Dugaan aksi GMNI merupakan aksi suruhan atau bayaran serta dugaan GMNI mendukung tegaknya ideologi serta sistem khilafah di Indonesia menurut kami, kata tersebut mengandung tuduhan yang irrasional dan tidak mendasar," tegasnya seperti dikutip RMOLJabar, Minggu (27/1).

Yusuf mengancam akan menempuh jalur hukum jika masih ada publik atau elite politik yang melemparkan tudingan itu.

"Karena, mau tidak mau, atas adanya dugaan yang bersifat tuduhan tersebut, GMNI merasa dirugikan dan telah dicemari nama baiknya sebagai organisasi independen dan perjuangan yang berideologikan Pancasila," tegasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya