Berita

Foto/Net

Politik

Cincin Ajaib Yang Dipakai Ahok Ternyata Milik OSO

MINGGU, 27 JANUARI 2019 | 00:23 WIB | LAPORAN:

Teka teki siapa pemilik batu akik cincin ajaib yang sempat dipamerkan mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terjawab sudah. Sosok ketua umum partai politik pemilik cincin tersebut yakni Osman Sapta Odang.

Ahok dipinjamkan cincin saat mendekam di dalam penjara Rutan Mako Brimob. Sehari setelah bebas, Ahok memamerkan kehebatan cincin tersebut kepada anaknya Nicholas Sean.
Batu cincin seketika menyala merah disentuh jari yang dibasahi air. Video atraksi kehebatan cincin yang disebut beberapa orang sebagai batu Merah Delima itu dipamerkan Ahok dan Nicholas di dalam mobil.
Di sela-sela perayaan Hari Ulang Tahun Gebu Minang ke 29 di Grand Hotel Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1), OSO sapaan akrab Oesman Sapta Odang, membenarkan dirinya ditemui Ahok kemarin. Keduanya tidak membicarakan masalah politik. Ahok berniat mengembalikan cincin itu namun OSO kembali meminjamkannya.


"Hok pakai lagi sampai kau nanti menemukan kesejahteraan," ucap OSO menirukan obrolannya kepada Ahok.

OSO meminjamkan kembali cincin kepada Ahok agar dia kuat menghadapi cobaan. OSO menceritakan saat pertama meminjamkan cincin kepada Ahok.

"Dengan keyakinan saya berikan dan titipkan pada dia 'Hok, simpan ini, mudah-mudahan kau tidak mempunyai masalah selama dalam perjalanan kesulitan ini,' dan itu saya pinjamkan kepada dia," jelasnya.

Cincin itulah, kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ini, yang membuat Ahok bertemu dengan dirinya kemarin. OSO membantah membicarakan politik dengan Ahok.

"Tidak ada (membicarakan) politik, dia baru menikmati hari keluarnya. Jadi kebebasannya itu dia betul-betul nikmati dengan anaknya," pungkas OSO yang juga Wakil Ketua MPR RI ini.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya