Berita

Alvin Lie/Net

Politik

Ombudsman: Sangat Aneh JK Sekarang Meradang

SABTU, 26 JANUARI 2019 | 23:41 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Anggota Ombudsman, Alvin Lie, menilai janggal kritik Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai pembangunan Light Rail Transit (LRT) di akhir masa pemerintahanya bersama Jokowi.

"Sangat aneh jika sekarang beliau meradang soal biaya dan efektifitas pembangunan LRT dan kereta api Trans Sulawesi," kata Alvin kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui sambungan telepon, Sabtu (26/1).

Padahal, sambung anggota DPR periode 1999-2004 dan 2004-2009 itu, JK sebagai Wakil Presiden sudah tentu terlibat dalam proses pembuatan kebijakan pembangunan.


"Jadi beliau pasti tahu detail (termasuk biaya) dan ikut menyetujui dalam kabinet," ujar Alvin.

Belakangan, JK cukup keras mengkritik proyek infrastruktur pemerintah. Kata JK, pembangunan LRT Jabodebek terlalu mahal dan tidak efisien. Selain itu, JK juga menilai pembangunan jalur kereta Trans Sulawesi tidak perlu sepanjang dari selatan hingga ke utara.

Ditanya apa motif JK melontakan kritik, Alvin tertawa dan menyuruh untuk menebak sendiri.

"Silahkan terka sendiri," demikian Alvin.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya