Berita

Calon presiden Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Terus Menumpuk, Prabowo Sindir Menteri Keuangan Pencetak Utang

SABTU, 26 JANUARI 2019 | 20:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon presiden Prabowo Subianto kembali memberikan kritik terkait utang negara yang terus menumpuk.

Dia bahkan menyebut menteri keuangan saat ini sebagai pencetak utang.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menerima deklarasi dukungan dari Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (APTSI) di TMII, Jakarta, Sabtu (26/1).


"Ini kalau ibarat penyakit stadium lanjut utang, lumayan parah utang menumpuk terus. Kalau menurut saya jangan disebut lagilah ada menteri keuangan, mungkin menteri pencetak utang. Bangga untuk utang, yang suruh bayar orang lain," paparnya.

Prabowo mengaku akan mengejar pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab atas utang negara. Agar negara tidak menanggung kerugian luar biasa. Dia juga mengkritik utang yang berasal dari cabang-cabang produksi BUMN.

"Terang-terangan saja jangan pakai akal-akal. Semua akal sudah kita tahu, sudah lama kita jadi orang Indonesia. Segala pakai pat gulipat, trik ini, trik itu," bebernya.

"Dan saya kasih tahu hai kau dirut-dirut BUMN, jangan kira itu perusahaan nenek moyangmu. Dan jangan kau kira di abad 21 ini kau bisa sembunyi di mana, kami akan kejar kau," jelas Prabowo.

Dia menegaskan bahwa apa yang disampaikan itu merupakan keresahan yang juga dirasakan seluruh rakyat Indonesia.

"Ini bukan Prabowo yang bicara ini kehendak rakyat Indonesia. Jadi kita harus kerja keras, harus benahi yang tidak benar tapi kita yakin bahwa kita bisa dengan jiwa seperti hari ini kau perlihatkan," demikian Prabowo. [wah]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya