Berita

Politik

BPN Prabowo-Sandi: Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Jurnalistik

SABTU, 26 JANUARI 2019 | 12:59 WIB | LAPORAN:

. Tabloid Indonesia Barokah yang menfitnah kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dinilai tidak memenuhi kaidah-kaidah jurnalistik.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sudah melaporkannya ke Bareskrim Polri dan Dewan Pers.

Anggota Bidang Hukum BPN Prabowo-Sandi, Habiburokhman menekankan, tabloid Indonesia Barokah bukanlah produk pers karena berisi konten yang menyudutkan paslon 02 tanpa adanya perimbangan alias cover both side.


"Kita yakin ini bukan produk pers," kata Habiburokhman dalam diskusi bertajuk "Hantu Kampanye Hitam" di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1).

Selain tidak ada konfirmasi, lanjut Kepala Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra ini, bukti bahwa tabloid Indonesia Barokah bukan produk pers adalah tidak dicantumkannya alamat penerbit seperti yang diatur di pasal 9 dan pasal 12 UU Pers.

"Ini musuh bersama kampanye hitam. Makanya kita sore ini akan kembali akan melaporkan Indonesia Barokah ke Bareskrim," pungkas Habiburokhman. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya