Berita

Foto: Net

Politik

Jangan Tiru Aksi Potong Rambut Jokowi Dan Fadli Zon

SABTU, 26 JANUARI 2019 | 01:30 WIB | LAPORAN:

Elit politik jangan meniru tingkah laku Presiden Joko Widodo dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Ada hal-hal lain yang lebih baik untuk dikerjakan daripada tampil memotong rambut di muka umum.

"Kami mengimbau kegiatan Jokowi dan Fadli Zon yang sama-sama melakukan potong rambut di muka umum tidak diteruskan oleh elite lainnya. Lebih baik ke lokasi bencana dan bawa bantuan daripada adu potong rambut," ujar Koordinator Aliansi Pemuda Nasional Abdullah Amas kepada redaksi, Jumat (25/1) malam.

Aksi Jokowi memotong rambutnya di muka umum jadi sorotan. Selain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono juga ikut dipangkas rambutnya bersama Jokowi.


Beberapa hari kemudian Fadli Zon meniru aksi potong rambut Jokowi. Dia melakukan aksi potong rambut di lokasi yang sama dengan Jokowi, yakni di Danau Situ Bagendit, Garut, Jawa Barat. Tak sendiri, caleg Gerindra Ahmad Dhani dan Mulan Jameela serta musisi Sang Alang ikut dalam aksi potong rambut itu.

Amas tak habis pikir Jokowi sebagai presiden dan Fadli Zon sebagai wakil rakyat lebih mementingkan perkara remeh berbau pencitraan.

"Pemimpin harusnya selesai dengan soal-soal seperti itu," katanya.

Lebih lanjut Amas menekankan organisasinya memiliki semangat melahirkan kepemimpinan 2024 berasal dari kaum muda. Tidak harus dari organisasi besar asalkan rajin turun ke akar rumput. Dalam catatannya tokoh-tokoh nasional yang ada saat ini hanya rajin ke bawah ketika mendekati pemilu saja.

"Kebanyakan hanya sambil lalu, tidak berkali kali. Kalau begini kita pesimistis akan menemukan figur yang tepat di 2024," tukasnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya