Berita

Sinta Nuriyah di acara PWKI/Net

Politik

Di Acara PWKI, Sinta Nuriyah Berpesan Wartawan Harus Katakan Benar Adalah Benar

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 21:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wartawan harus menyajikan berita sesuai dengan fakta dan kebenaran yang terjadi. Mereka wajib menghindari penyebaran informasi bohong dan kebencian publik.

Begitu pesan istri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid dalam acara “Buka Tahun Baru Bersama Ke-14 Tahun 2019” yang digelar Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI).

Acara yang mengusung tema “Terima Kasihku Kepadamu” digelar di Gedung Dwi Warna Lemhannas RI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (25/1).


“Katakan yang benar adalah benar. Dan yang salah adalah salah,” pesan Sinta saat memberi sambutan dalam acara tersebut.

Selain Sinta Nuriyah, acara turut dihadiri Letjen TNI (Pur) Sayidiman Suryohadiprojo dan pengusaha kosmetik, Martha Tilaar.

Anak Hashim Djojohadikusomo, Rahayu Saraswati turut hadir. Anggota Komisi VII DPR itu bahkan menyumbangkan sebuah lagu berjudul “My Way”.

Sementara itu, Ketua PWKI, AM Putut Prabantoro menjelaskan bahwa tema “Terima Kasihku Padamu” sengaja diangkat untuk mengajak para tamu undangan dan juga bangsa Indonesia untuk memasyarakatkan budaya mengucapkan “terima kasih”.

“Tema ini ingin menjelaskan tak seorang pun dapat hidup sendiri tanpa uluran tangan orang lain secara langsung atau tidak langsung. Selalu ada masanya, orang lain muncul dalam perjalanan hidup kita dan memberikan budi baiknya dalam keberlangsungan hidup kita, termasuk dalam kelompok besar seperti bangsa atau negara,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, PWKI turut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh bangsa, sebagai ucapan terima kasih atas dedikasi telah memberi pengaruh dan mewarnai  atau sekaligus menentukan perjalanan panjang bangsa.

Mereka yang diberi penghargaan di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla; Letjen (Pur) Sayidiman Suryohadiprojo; mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif; mantan Rais Syuriah PBNU Ahmad Mustofa Bisri; Sinta Nuriyah Wahid; tokoh Katolik, Harry Tjan Silalahi; dan  Martha Tilaar. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya