Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Dari Awal, Jokowi Nggak Mantap Bebaskan Baasyir

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 16:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden Joko Widodo tidak memiliki kemantapan dalam memutuskan kebijakan. Hal itu tercermin dari perbedaan pandangan di lingkaran Joko Widodo tentang  pembebasan pendiri Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Baasyir.

Dalam kasus ini, pengacara Jokowi, Yusril Ihza Mahendra menyebut Baasyir bebas tanpa syarat. Tapi, Menkopolhukam Wiranto meminta agar pembebasan itu dikaji ulang.

“Ya itu karena nggak mantap, apa dasarnya dari keputusan pemerintah,” ucap Fahri di komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (25/1).


Fahri kemudian menyoroti mengenai syarat ikrar kesetiaan pada Pancasila yang enggan dipenuhi Baasyir. Menurutnya, peraturan itu bisa diubah jika memang Jokowi menghendaki Baasyir bebas.

“Ya bukan itunya (kesetiaan pada Pancasila), itukan aturan yang dibikin belakangan, kalau presiden punya mau kan bisa lampaui semuanya. Masalahnya kan presidennya tidak mantap dari awal,” tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya