Berita

Dedi Prasetyo/Net

Politik

Polri: Indonesia Barokah Ranahnya Dewan Pers Dulu

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 15:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Hasil penilaian Dewan Pers terhadap tabloid Indonesia Barokah akan menjadi pegangan bagi aparat kepolisian untuk menindak.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa tanpa penilaian itu, pihaknya tidak bisa melakukan penindakan terhadap tabloid yang menyudutkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02.

“Dewan Pers yang harus lebih proaktif, saya sudah koordinasi dengan Pak Stanley sebagai ketua Dewan Pers, memang ini ranahnya adalah ranah dewan pers dulu,” katanya di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/1).


Terlebih, sambung Dedi, Dewan Pers telah mendapat pengaduan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang seharusnya bisa langsung melakukan penilaian terhadap tabloid tersebut. Dengan hasil penilaian itu, penanganan tabloid yang sudah tersebar di Jabar, Jatim dan Banten bisa menjadi jelas.

“Apakah ini masuk ke dalam tindak pidana pemilu, kalau masuk ke dalam situ baru akan diserahkan ke Bawaslu, polri dan kejaksaan,” ujarnya

“Kalau masuk tindak pidana pemilu bawaslu yang akan menyelesaikan, kalau tidak ya polisi yang akan menyidik seperti kasus obor rakyat yang pernah disidik oleh kepolisian, rekomendasi dari Bawaslu,” demikian Dedi. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya