Berita

Presiden Joko Widodo/RMOL

Politik

Jokowi Kembali Keluhkan Soal Tudingan PKI

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 11:58 WIB | LAPORAN:

. Informasi bohong alias hoax terkait Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dikaitkan dengan Presiden Joko Widodo masih menjadi ganjalan.

Untuk kesekian kalinya, Jokowi sapaan akrab Capres petahana itu kembali membantah keras isu yang menurutnya fitnah dan keji. Pasalnya, jelas Jokowi, saat PKI dibubarkan, dia baru berusia 4 tahun.

"Logikanya nggak masuk. Saya lahir tahun 61, PKI dibubarkan tahun 65-66. Saya masih 4 tahun. Nggak ada bayi PKI, itu nggak ada. Masih bayi, balita saya," tegas Jokowi saat sambutan acara pembagian sertifikat tanah di Bandar Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (25/1).


Hadir dalam kesempatan itu puluhan ribu warga Tengerang Selatan. Mendengar Jokowi curhat semacam itu, beberapa diantara mereka pun langsung memintanya untuk bersabar dalam menghadapi terpaan hoax.

"Sabar (saya). Sudah sabar 4 tahun," imbuh Jowi menimpali.

Salah satu hoax soal itu, lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, yakni disebarluaskannya foto hasil rekayasa. Foto Jokowi ada diantara kerumunan massa saat pimpinan PKI DN Aidit tengah berpidato.

"Yang sedih, ada 9 juta penduduk yang percaya dengan isu itu," tutup Jokowi. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya