Berita

Politik

APKLI Netral Di Pilpres 2019

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 11:30 WIB | LAPORAN:

Memasuki awal tahun 2019, Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) harus memiliki harapan besar untuk bangsa Indonesia, khususnya di bidang ekonomi.

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP APPKLI Ali Mahsum M. Biomed dalam pidato kebangsaan yang digelar di Gedung Joeang 45, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (24/1)/

Pidato bertajuk "Peta Jalan Indonesia 1945-2080, Kotak Pandora, Keadilan dan Adidaya "Sapu Jagat Nusantara" itu dihadiri oleh sejumlah pengurus APKLI daerah.


Pada kesempatan itu Ali menegaskan, kegiatan ini murni tanpa ada maksud membawa ke arah politik. Namun ia menekankan, APKLI hanya mendukung kebijakan pemerintah yang berkomitmen dan berpihak kepada rakyat kecil.
"Kalau kebijakan pemerintah itu komitmen dan berpihak kepada rakyat otomatis kami support sepenuhnya. Contoh, kemarin saya tanda tangani kerjasama dengan bank BNI, milik pemerintah," ucap Ali Mahsun usai memberikan pidato kebangsaan.

Ali Mahsun mengapresiasi kebijakan pemerintah dalam menambah dana KUR menjadi Rp 140 triliun. Namun pemerintah, kata Ali, harus betul-betul memperhatikan proses penyalurannya agar rakyat bisa mendapatkan manfaatnya.

"Seperti penyaluran KUR 2018, 124 triliun tahun ini 140 triliun. Saya cuma minta satu saja dengan pemerintah, KUR ini jangan dilepas bebas oleh penyalur KUR bank. Jangan sampai tidak ada kontrol sistem," tegas Ali.

Pemerintah telah menaikkan dana KUR dari Rp 124 triliun menjadi Rp 140 triliun.

"Jadi, APKLI ini independen tidak bagian dari pemerintah. Artinya kalau kebijakan pemerintah itu komitmen dan berpihak sama rakyat otomatis kami support. Tapi kalau pemerintah kebijakannya merongrong hak rakyat, ekonomi rakyat, kita kritisi," tuturnya.

Lebih lanjut, menjelang pesta demokrasi pada April 2019 nanti, Ali menegaskan bahwa APKLI dalam posisi netral.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya