Berita

Debat Pilpres 2019/Net

Politik

Persiapan Debat Kedua, BPN Prabowo-Sandi Himpun Masukan Para Ahli

JUMAT, 25 JANUARI 2019 | 05:48 WIB | LAPORAN:

Pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali melakukan persiapan menghadapi Debat Pilpres 2019 putaran kedua.

Debat yang digelar pada 17 Februari nanti akan membahas tema energi, lingkungan hidup, infrastruktur, pangan, dan sumber daya alam.

Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi Sudirman Said menjelaskan, pihaknya menghimpun berbagai masukan dari ahli untuk menghadapi debat putaran kedua.


"Ini suatu tema yang strategis. Dan setahu saya nanti yang akan debat kan antar capres. Tentu saja persiapan paling penting kita kembali dalami isu-isu, kita cocokkan dengan visi-misi dan program. Kita terus himpun masukan dari para ahli," paparnya kepada redaksi, Jumat (25/1).

Sudirman Said mengatakan, terdapat sejumlah isu yang akan disorot Prabowo dalam debat. Diantaranya terkait efisiensi dan dampak proyek infrastruktur era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

"Kami akan bantu masyarakat untuk memahami bahwa perencanaan dan penganggaran keuangan proyek infrastruktur ada banyak masalah. Memang kita punya apresiasi terkait apa yang sudah dibangun tapi terkait pengelolaan perencanaan pendanaan itu menimbulkan banyak persoalan," jelasnya.

Pada sektor energi, Prabowo akan menyampaikan visi diversifikasi energi untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Sedangkan di sektor pangan ingin memastikan harga bahan pokok yang terjangkau.

"Harga terjangkau itu fungsi dari dua. Satu, harganya stabil, masyarakatnya punya daya beli, punya penghasilan cukup, punya pekerjaan cukup. Karena itu, Pak Sandi dan Pak Prabowo selalu mengatakan harga dan pekerjaan," demikian Sudirman Said. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya