Berita

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama/Net

Politik

Pose Tiga Jari Bisa Jadi Bentuk Penolakan Ahok Dukung Jokowi

KAMIS, 24 JANUARI 2019 | 23:34 WIB | LAPORAN:

Pose tiga jari yang ditunjukkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat mengurus administrasi di Rutan Mako Brimob menimbulkan berbagai tafsir.

Publik kebanyakan mengaitkannya dengan situasi politik menjelang Pilpres 2019. Meski simbol tiga jari tidak merepresentasikan satu pun pasangan calon presiden yang bertarung di pilpres.

Analis politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, representasi tubuh tidak melulu dihubungkan dengan capres tertentu.


"Susah kalau kita main dengan membaca jari. Kalau soal bahasa tubuh sulit menebaknya apakah Ahok golput atau akan tetap berada membantu Jokowi," jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (24/1).

Dipilihnya Maruf Amin sebagai calon wapres untuk Joko Widodo (Jokowi) punya kesan tersendiri. Simbol tiga jari bisa saja diartikan Ahok enggan mendukung pasangan capres nomor urut 01 tersebut.

"Beliau (Ahok) sepertinya juga sangat sulit menerima kenyataan soal cawapres Jokowi. Maruf Amin menjadi beban bagi Ahok mendukung Jokowi," tutup Pangi yang juga direktur eksekutif Voxpol Center Research and Consulting. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya