Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Survei: PDIP Masih Jadi Pilihan Masyarakat

KAMIS, 24 JANUARI 2019 | 01:57 WIB | LAPORAN:

Indikator Politik Indonesia dengan menerapkan split-ticket voting menempatkan PDI Perjuangan di posisi puncak sebagai partai politik yang dipilih masyarakat.

Peneliti Indikator Rizka Halida menjelaskan, pertanyaan yang diajukan pihaknya seperti apabila pemilihan anggota DPR diadakan sekarang, mana partai atau calon yang akan dipilih dari partai politik. Hasilnya menunjukkan PDIP memperoleh dukungan 21,6 persen.

"PDIP terbesar dengan total suara 21,6 persen," katanya di Kantor Indikator, Cikini, Jakarta, Rabu (23/1).


Setelah partai banteng disusul oleh Partai Gerindra dengan 12,2 persen, Partai Golkar 10,7 persen, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 9,3 persen, dan Partai Demokrat 6,3 persen. Sementara Partai Nasdem memperoleh 5,3 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4,2 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 4 persen, Partai Perindo 3,4 persen, dan Partai Amanat Nasional (PAN) 2,7 persen.

"Sisanya yang belum menentukan pilihan sebesar 16,5 persen," ujar Rizka.

Split-ticket voting sendiri merupakan perilaku pemilih memberikan suara kepada pasangan calon berbeda dari yang dicalonkan oleh parpol yang didukung.

Adapun, populasi survei merupakan seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam Pemilu 2019. Survei yang digelar 16-26 Desember 2018 terhadap 1.220 responden mendapati tingkat kesalahan plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya