Berita

Politik

PILPRES 2019

Polemik Impor Pangan Dan Infrastruktur Harus Terkuak Di Debat Kedua

RABU, 23 JANUARI 2019 | 23:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Salah satu diskursus yang terus menerus menjadi polemik antara Pemerintah atau barisan pendukung Jokowi dengan oposisi atau barisan pendukung Prabowo selama empat tahun terakhir adalah persoalan impor pangan dan kontroversi pembangunan infrastruktur. Diharapkan, dua masalah ini dikupas mendalam saat debat Pilpres putaran kedua.

"Soal impor dan infrastruktur harus terkuat saat debat kedua nanti," kata anggota DPD RI Fahira Idris dalam keterangannya, Rabu (23/1).

Debat putaran kedua akan digelar pada 17 Februari 2019, dengan tema yang diangkat yaitu persoalan energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, dan infrastruktur.
Fahira mengatakan irisan persilangan pendapat antara kedua kubu soal infrasturktur dan impor sangat jelas. Pemerintah bersikukuh harus ada impor sementara oposisi menyatakan impor adalah kebijakan yang keliru. Senada dengan infrastuktur, Pemerintah menjadikannya sebagai 'jualan' keberhasilan sementara oposisi tegas menyatakan pembangunan infrastruktur ugal-ugalan dan tidak memberi dampak langsung bagi rakyat.

Fahira mengatakan irisan persilangan pendapat antara kedua kubu soal infrasturktur dan impor sangat jelas. Pemerintah bersikukuh harus ada impor sementara oposisi menyatakan impor adalah kebijakan yang keliru. Senada dengan infrastuktur, Pemerintah menjadikannya sebagai 'jualan' keberhasilan sementara oposisi tegas menyatakan pembangunan infrastruktur ugal-ugalan dan tidak memberi dampak langsung bagi rakyat.
"Itu kisi-kisi persilangan pendapat terkait soal impor dan infrastruktur. Saya rasa ini sangat sederhana, masa nggak bisa menyajikan debat yang berkualitas," ucapnya.

Dalam hemat senator asal DKI Jakarta ini, metode persilangan pendapat yang selama empat tahun ini terakumulasi antara pemerintah dan oposisi juga bisa dijadikan dasar materi debat terkait persoalan ketahanan energi dan pengelolaan sumber daya alam. Kedua capres harus mampu mengambarkan program jangka pendek, menengah, dan panjangnya untuk mengatasi ketergantungan bangsa ini terhadap energi fosil.

"KPU dibantu panelis tinggal menyajikan dua persilangan pendapat ini saat debat. Paksa kedua capres berargumen habis-habisan soal kebijakan impor dan infrastruktur. Berkali-kali saya ingatkan, debat ini bukan kepentingan KPU apalagi tim sukes, tetapi kepentingan rakyat agar punya landasan kuat memilih calon presidennya," pungkas Fahira yang kembali mencalonkan diri sebagai angota DPD RI DKI Jakarta pada Pemilu 2019 ini.[dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya