Berita

Ma'ruf Amin

Politik

Pernyataan Ma'ruf Amin Soal Tak Ada Capres Gandeng Ulama, Netizen: Bikin Hoax Lagi

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 08:53 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berujar bahwa tidak pernah ada di Indonesia capres yang menggandeng ulama sebagai cawapres.

Pernyataan ini mengejutkan sejumlah kalangan, mengingat KH Hasyim Muzadi dan KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah) pernah menjadi cawapres dalam pertarungan pemilihan presiden.

Menurut mantan Staf Khusus Menteri ESDM, Said Didu pernyataan Ma'ruf itu terkait dengan ingatan, seakan menafikan dua ulama besar yang pernah menjadi cawapres.


"Kemarin baca berita pernyataan cawapres kalau tidak salah menyatakan bahwa baru kali ini capres menggandeng ulama sebagai cawapres. Setahu saya Ibu Megawati juga menggandeng KH. Hasyim Muzadi sebagai cawapres. Juga Gus Sholah sebagai cawapres mendampingi Pak Wiranto. Menurut saya 3 orang tersebut adalah ulama," sindir Said Didu, sesaat lalu (Selasa, 22/1).

Sementara itu, sindiran keras dilontarkan Direktur Centre for Strategic and Policy Studies (CSPC) Prijanto Rabbani menanggapi pernyataan Ma'ruf.

“Bikin hoax lagi,” tulis Prijanto di akun  @RabbaniProjects meretweet tulisan bertajuk “Ma'ruf Amin: Seumur Republik Tak Pernah Ada Capres Gandeng Ulama”.

Sebelumnya, saat menyampaikan tausiyah pada acara Istigasah Qubro di banten, Ma'ruf mengungkapkan Jokowi mencetak sejarah baru kali pertama memilih ulama sebagai calon wakil presiden dalam pemilihan umum langsung pasca reformasi.

"Tidak pernah ada seumur republik ini calon presiden menggandeng ulama sebagai wakil," ucap Ma'ruf. [jto]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya