Berita

Wahyu Setiawan/Net

Politik

Hasil Evaluasi KPU, Durasi Penyampaian Visi Misi Ditambah

SENIN, 21 JANUARI 2019 | 18:40 WIB | LAPORAN:

Durasi penyampaian visi misi saat debat menjadi bahan evaluasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, durasi menjadi perhatian serius dalam tahap evaluasi. Sebab, pada debat pertama, waktu yang diberikan kepada pasangan capres-cawapres terbilang singkat.

"Durasi bagian evaluasi, penyampaian visi misi hanya 3 menit ini dirasa kurang," katanya saat ditemui di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/1).


Dalam debat pertama, moderator terkadang meminta para kandidat untuk berhenti menyampaikan visi misi meski mereka belum selesai. Hal tersebut lantaran durasi yang diberikan telah usai.

Durasi juga turut menjadi sorotan berbagai pihak. Sebab, para kandidat harus diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi misinya secara terperinci agar bisa menjadi pertimbangan bagi masyarakat untuk memilih.

Wahyu memastikan akan ada penambahan waktu. Tapi dia belum merinci tentang jumlah penambahan tersebut. Sebab, penambahan itu harus dikoordinasikan dulu dengan pihak televisi penyelenggara debat.

"Tapi prinsipnya durasi ditambah. Tiga menit kami pandang masukan banyak pihak paslon tak mampu sampaikan utuh,” pungkasnya. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya