Berita

Ridwan Kamil/Net

Politik

Video Kesaksian Ridwan Kamil Soal Prabowo Subianto Kembali Diputar

SENIN, 21 JANUARI 2019 | 13:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Video lama kesaksian Ridwan Kamil terhadap sosok Prabowo Subianto kembali diputar.

Adalah pemilik akun @laskar_minang yang mengunggahnya di akun Twitter pada hari Minggu (20/1) kemarin.

"Punten Kang @ridwankamil kepencet lagi. Mau ini tayangan lama atau baru yang jelas itu lah pengakuan Kang Emil tentang sosok @prabowo. Kalau sekarang berubah anggap saja lagi keselek biji duren," isi twitter @laskar_minang sekaligus mengunggah vedio berjudul "Kenapa harus Prabowo Subianto".


Video berdurasi 1.55 menit itu kini sudah disukai dan dibagikan ribuan netizen.

Video itu berisi kesaksian atau testimoni Ridwan Kamil terhadap Prabowo jelang Pilpres 2014. Saat itu, Ridwan Kamil masih menjabat walikota Bandung.

Adapun Pilpres 2019 sekarang, Ridwan Kamil yang sudah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, tidak lagi mendukung Prabowo. Dia berbalik mendukung petahana Joko Widodo.

"2014 sy dukung pak PS. Sy kerja sbg ketua timses BDG. Menang 29 dari 30 Kcmatan. Sy bikin testimoni. Bantu partainya. Jg bela beliau soal fitnah mahar. Itu cara sy balas budi. Namun Pilgub ini sy tdk didukung beliau. wajar orientasi politik pun bergeser. Itu adab & akal sehat sy," kata Ridwan Kamil di akun twitternya pada 13 September 2018 lalu.

Berikut isi lengkap kesaksian Ridwan Kamil terhadap sosok Prabowo dalam video itu:

"Saat ini saya ingin membuat sebuah kesaksian kepada sosok salah satu calon presiden RI, dalam hal ini adalah bapak Haji Prabowo Subianto.

Saya beberapa kali berdiskusi ngobrol di berbagai kesempatan sehingga saya pribadi bisa memahami isi kepala, isi pikiran, isi hati seorang Prabowo Subianto.

Beliau sangat open minded mau mendengarkan nasihat dari berbagai pihak tapi juga punya keputusan-keputusan yang tidak bisa didikte oleh siapapun juga.

Waktu saya dicalonkan sebagai calon Walikota Bandung, beliau memutuskan bahwa sosok saya, walaupun baru kenal beliau mau untuk melakukan itu.

Beliau juga sangat terbuka terhadap kritikan-kritikan, bahkan pernah memilih kritikus sebagai pilihan untuk calon Walikota Bogor.

Jadi Pak Bima Arya walaupun dulunya kritikus Pak Prabowo ternyata dalam perjalannya malah dipilih sebagai calon yang diusung Partai Gerindra.

Ini menunjukkan kualitas kenegarawanan dari Pak Prabowo Subianto.

Masa depan Indonesia ini sangat pas jika dititipkan kepada sosok beliau, beliau punya sosok yang tegas. Indonesia yang sedang krisis ini perlu diselamatkan oleh sosok yang tegas dan kuat.

Beliau juga sosok yang amanah, yang menepati apa yang dijanjikan dan disampaikan, berpengalaman di militer bisnis, pergaulannya luas, orangnya juga cerdas dan terakhir beliau punya kewibawaan"
.
[rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya