Berita

Gubernur Emil/Net

Nusantara

Gubernur Emil Bertekad Ciptakan BUMDes Bintang Lima

SENIN, 21 JANUARI 2019 | 09:11 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertekad untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat desa. Salah satunya dengan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan, BUMDes yang sukses dan juara yaitu yang sudah digital dan bintang lima.

"Caranya, BUMDes disinkronkan dengan program Desa Digital," ucap Emil, sapaan akrabnya seperti dilansir RMOLJabar, Senin (21/1).


Emil mengimbau para koordinator BUMDes dan para kepala desa agar segera membuatkan akun media sosial, dan memposting potensi-potensi unggulan daerahnya.

Selain itu, Emil juga meminta agar potensi-potensi tersebut didata, untuk kemudian diklasifikasikan, sehingga dapat mempermudah pihak Pemprov Jabar dalam menyalurkan jenis bantuan yang paling tepat bagi desa tersebut.

"Kita ada program Desa Digital. Tiap desa di Ciamis harus segera bikin akun medsos dan website. Posting potensi desanya. BUMDesnya juga harus punya medsos. Jadi mudah dilihat potensinya apa saja," ujar Emil

Emil membagi desa menjadi tiga jenis, berdasarkan produk dan BUMDes-nya, yakni Zona Merah bagi desa yang tidak memiliki perusahaan (BUMDes), Zona Kuning untuk desa yang sedang memproses ataupun mengembangkan BUMDes-nya, serta Zona Hijau bagi desa yang telah memiliki BUMDes dan sudah beroperasi.

"Kenapa perlu klasifikasi? Supaya bisa ditolong 'sesuai penyakitnya'. Kalau tidak begitu, akan susah menyesuaikan nanti, butuhnya apa," kata Emil.

Lebih jauh, Emil juga membagi BUMDes yang sudah berada di zona hijau menjadi lima klasifikasi berdasarkan penghasilannya, yaitu BUMDes bintang satu yang beromset jutaan hingga belasan juta rupiah.

Lalu BUMDes bintang dua yang beromset puluhan juta rupiah, BUMDes bintang tiga yang beromset ratusan juta rupiah.

Dan terakhir BUMDes bintang empat yang beromset milyaran rupiah, serta BUMDes bintang lima yang beromset puluhan miliar rupiah.

Bagi Emil, membangun BUMDes bintang lima bukanlah hal yang mudah, namun bukan berarti pula hal yang mustahil dilakukan.

"Hal tersebut mampu dicapai jika masyarakat desa mulai mampu menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi," ungkap Emil.

Untuk itu, Emil telah menyiapkan sebuah inovasi, dimana para mahasiswa yang baru lulus diwajibkan untuk bekerja di BUMDes sementara waktu, guna mengajarkan penggunaan teknologi digital.

"Nanti saya berencana wajibkan KKN (Kuliah Kerja Nyata) dan masih yang baru lulus, untuk bekerja di  BUMDes-BUMDes  supaya bisa mentransformasikan produk go digital," jelas Emil.

Bagi desa-desa yang tidak memiliki potensi maupun produk sendiri, Emil menyarankan untuk tetap membangun BUMDes. Nantinya, pihaknya akan mencarikan pembeli, untuk kemudian dipilihkan BUMDes mana yang akan memproduksi pesanannya.

"Bahan dan pelatihan akan difasilitasi oleh pihak Pemprov Jabar," demikian Emil. [jto]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya