Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Masyarakat Setuju Jika Peserta Pemilu Berkomitmen Pada HAM

SENIN, 21 JANUARI 2019 | 00:56 WIB | LAPORAN:

Mayoritas masyarakat Indonesia mengaku setuju jika peserta pilkada dan pemilu berkomitmen pada hak asasi manusia (HAM).

Sebagaimana hasil survei terbaru mengenai kultur HAM di Indonesia pada 2019 yang dilakukan Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D).   

"Sebanyak 82 persen responden setuju peserta pilkada dan pemilu berkomitmen pada HAM," kata peneliti P2D Robertus Robert dalam paparan hasil survei di Cikini, Jakarta, Minggu (20/1).
 

 
Menurutnya, pemahaman masyarakat Indonesia terhadap HAM cukup baik. Hampir 80 persen responden memahami isu-isu seputar HAM.

"Yang menarik dari hasil survei bagaimana kognisi masyarakat terhadap HAM. Kalau dilihat pertanyaannya, definisi dan pengertian dasar orang Indonesia tidak terlalu buruk, cukup memahami. Ada 79 persen orang Indonesia tahu apa itu hak asasi. Jadi kalau dilihat lagi apakah dalam konstitusi sudah mengakomodasi, 72 persen mengatakan itu sudah," jelas Robertus.

Namun begitu, P2D memberikan catatan mengenai pengetahuan masyarakat soal mekanisme hak asasi. Di mana, responden disebut tidak benar-benar mengetahui mekanisme hak asasi.

"Ada sedikit catatan mengenai kedalaman pengetahuan warga tentang mekanisme hak asasi manusia itu sendiri. Secara umum, responden tidak benar-benar mengetahui apa saja mekanisme hak asasi manusia yang tersedia bagi mereka untuk melaporkan pelanggaran-pelanggaran atau sekadar mencari informasi terkait dengan hak-hak asasi manusia," papar Robertus.

Penelitian P2D sendiri dilaksanakan selama Oktober 2018 dengan melibatkan 2.040 responden di 34 provinsi. Menggunakan metode stratified random sampling, hasil survei mendapati tingkat kesalahan kurang lebih 2,3 persen. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya