Berita

Sudirman Said/Net

Politik

Enggak Masalah Tukang Cukur Garut Dipakai Pencitraan Presiden Jokowi

MINGGU, 20 JANUARI 2019 | 21:00 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Rencana pemerintah yang akan menyediakan perumahan bagi tukang pangkas rambut disambut baik Ketua Pembina Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG), Sudirman Said.

“Saya bersyukur salah satu organisasi profesi yang saya bina terus aktif dan memberi manfaat pada anggotanya. PPRG mendapat bantuan rumah subsidi dari pemerintah.  Kita akan dorong terus manfaat seperti ini terus disebarluaskan ke sebanyak mungkin komunitas,” kata mantan Menteri ESDM ini, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/1).

Soal tukang cukur Garut ini tengah viral di media.  Sebab, Presiden Jokowi terlihat sedang cukur rambut di bawah pohon rindang dengan ditunggui oleh istrinya Iriana Jokowi.


Di sebelah Jokowi terlihat Menteri PUPR Basuki Hadimulyono juga sedang dipangkas rambutnya, bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya.
Yang menjadi perhatian pegiat dunia maya adalah tukang cukur Presiden Jokowi tampilannya paling berbeda. Dengan menggunakan celana hitam, kemeja putih, blazer hitam, serta topi dan sarung tangan, dia terlihat sangat perlente. Beda dengan para tukang cukur lainnya yang mengenakan udeng batik warna biru, dengan kaus warna merah bergaris hitam putih.

Para netizen mempertanyakan benarkah tukang cukur Presiden Jokowi adalah anggota PPRG yang mendapat bantuan perumahan tersebut?

Dari penelusuran pemberitaan media, netizen mendapati tukang cukur tersebut bernama Herman dan sudah menjadi langganan memotong rambut Jokowi di istana. Dia diajak ke Garut untuk pengambilan gambar. Kepada media secara bercanda Herman mengaku sekali mencukur Jokowi bayarannya bisa untuk membeli sawah.

“Saya dapat informasi bapaknya orang Garut. Dia bukan anggota PPRG. Pernah diajak bergabung tapi tidak mau,” ujar Sudirman yang sejak 2017 diminta menjadi pembina PPRG sebagai wadah berkumpulnya profesi tukang cukur asal Garut.

Sudirman mengaku diundang untuk hadir, namun berhalangan. Dia membenarkan yang mencukur Menteri PUPR Basuki adalah Ketua Umum PPRG Irawan Hidayah.

Sudirman tidak mempersoalkan dugaan para netizen bahwa PPRG dimanfaatkan oleh Jokowi untuk pencitraan.

“Enggak penting lah mau dipakai pencitraan atau tidak. Yang penting saya bersyukur rekan-rekan PPRG membawa manfaat bagi anggotanya, dan keluarganya di kampung halaman,” ujarnya.

Menurut Sudirman cawapres Sandiaga Uno saat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta pernah dicukur rambutnya oleh anggota PPRG.

"Saat itu Sandi hadir pada acara pembukaan kursus 'Tukang Cukur Ayo Obah di Desa' di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah," demikian Sudirman. [jto]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya