Berita

Foto: RMOL

Politik

Soal Jokowi Vs Prabowo, Ini Sikap Alumni Maroko

MINGGU, 20 JANUARI 2019 | 18:19 WIB

Sudah barang tentu pertarungan di arena Pilpres 2019 antara pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin melawan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno tidak luput dari perhatian alumni Maroko di Indonesia.

Organisasi yang menghimpun alumni dari berbagai universitas Kerajaan Maroko, Himpunan Alumni Maroko di Indonesia (Himami) menegaskan pihaknya tidak memberikan dukungan pada salah satu pasangan calon.

Dalam pernyataan sikap Himami yang dibagikan di arena Silaturahmi Nasional (Silatnas) 2019 di Graha Nuri, Pasar Minggu, Ketua Umum Himami, Dr. Ahmad Ridho,  mengatakan, pemilihan umum yang akan berlangsung di bulan April mendatang adalah amanat UUD 1945, untuk mencari putra dan putri terbaik bangsa untuk ditempatkan di lembaga legislatif dan eksekutif.


Demi memperkuat tali silaturahmi dan ukhuwah di antara anggota Himami, organisasi yang berdiri 10 tahun itu memilih sikap netral. Namun, mendorong agar setiap anggota menggunakan hak pilih.

“(Himami) mengingatkan dan mendorong seluruh anggotanya untuk menyampaikan hak-hak konstitusionalnya atas nama pribadi dan tidak menggunakan nama besar institusi Himami,” tulis Ahmad Ridho.

Himami juga menegaskan tidak dan tidak akan pernah merekomendasikan pasangan capres dan cawapres tertentu untuk dipilih masyarakat.

Saat ini setidaknya ada 200 alumni Maroko di Indonesia yang bergabung dengan Himami. Himami didirikan sepuluh tahun lalu. Ulama kondang Ustaz Abdul Somad merupakan salah satu anggota organisasi itu. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya