Berita

Jokowi-Maruarar/Net

Politik

Maruarar Sirait: Debat Pilpres Buktikan Jokowi Sosok Yang Tegas

SABTU, 19 JANUARI 2019 | 14:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Debat perdana pemilihan presiden (Pilpres) antara Jokowi-Maruf dengan Prabowo-Sandi semakin membuktikan bahwa Jokowi merupakan sosok yang tegas. Bukan semata tegas dalam intonasi kata-kata, melainkan juga tegas dalam substansi.

Demikian disampaikan influencer tim Jokowi-Ma'ruf, Maruarar Sirait. Menurut politisi PDI Perjuangan ini, ketegasan Jokowi ini kian membuktikan bahwa Jokowi sebagai seorang sosok pemimpin yang tepat, sebab di saat yang sama Jokowi juga merupakan sosok yang bersih, demokratis dan merakyat

"Pak Jokowi itu tegas tapi demokratis. Demokratis tapi tegas," kata Ara demikian ia disapa, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Sabtu, 19/1).


Ketegasan Jokowi ini, jelas Ara, jelas terlihat ketika Prabowo mengunakan retorika demagogi, yang bersandar pada prasangka. Dengan menggunakan informasi yang tak terkonfirmasi tentang seorang kepala desa, maka Jokowi dengan tegas melawan balik serangan Prabowo tersebut.

"Jokowi langsung tegas mengingatkan Prabowo agar tidak mau main tuduh saja dalam sebuah forum yang dilihat jutaaan rakyat Indonesia. Intonasi dan gesture Jokowi sangat tegas. Ini menjadi referensi bagi publik bahwa Jokowi itu memang seorang pemipin tegas," kata Maruarar, yang juga Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih.

Sisi lain, sambung Ara, serangan Prabowo bahwa para menteri di bawah kepemimpinan Jokowi sering tidak akur, seperti dalam kasus impor beras, justeru membuktikan ketegasan Jokowi.

Jokowi menegaskan bahwa perbedaan pandangan di antara para menteri merupakan hal yang wajar dan sah. Namun ketika keputusan ditetapkan Presiden Jokowi maka semua menteri patuh ada keputusan Jokowi ini.

"Ketegasan Jokowi adalah ketegasan sosok yang demokratis. Dan kepemimpinan tegas dan demokratis ini lah yang dibutuhkan rakyat Indonesia," ungkap Maruarar.

Maruarar menambahkan bahwa ketegasan Jokowi juga terlihat saat closing statement. Dengan intoasi yang kuat Jokowi mengatakan bahwa ia tidak mempunyaai rekam jejak melanggar HAM dan tidak mempunyai rekam jejak masalah korupsi.

"Pak Jokowi tak punya beban untuk menjadikan Indonesia terus maju," demikian Maruarar. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya