Berita

Pengurus Padi Moestopo/RMOL

Politik

Deklarasi Alumni Moestopo Untuk Prabowo-Sandi Dengan Aksi Bersih-Bersih

SABTU, 19 JANUARI 2019 | 10:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Alumni Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) yang tergabung dalam "Padi Moestopo" menggelar aksi operasi membersihkan lingkungan di sepanjang jalan raya Hanglekir, Jakarta Selatan, Sabtu (19/1).

Aksi tersebut bagian dari salah satu agenda deklarasi dukungan kepada pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandi.

"Selain tentunya untuk kebersihan lingkungan. Aksi bersih-bersih ini juga bentuk sindiran ya karena korupsi di Indonesia marak. Makanya harus kita bersihkan," ujar Wakil Ketua Umum Padi Moestopo, Sojo Dibacca di sekitar Kampus Moestopo, Jakarta Selatan, Sabtu (19/1).


Ditambahkan Sojo, pada saat menggelar aksi bersih-bersih sampah di sepanjang jalan Hanglekir, bersamaan mereka juga mebagikan sabun mandi dan pasta gigi serta kalender 2019 Prabowo-Sandi.

"Itu juga simbolis bersih-bersih. Karena banyak dari kita itu dokter. Harapannya, Indonesia bisa bersih korupsi dari korupsi kalau dipimpin oleh Prabowo-Sandi," kata Sojo.

Meskipun sempat diguyur hujan gerimis, tidak menyurutkan Padi Moestopo bersih-bersih sampah dan membagikan sabun mandi, pasta gigi dan kalender 2019 Prabowo-Sandi.

Sesekali pengguna jalan yang lewat menghampiri massa Padi Moestopo yang berada di sisi jalan raya Hanglekir. Tampak antusiasme warga sekitar pun mendekat.

"Alhamdulillah ya, warga antusias juga simpatik sama Prabowo-Sandi," kata Sojo di lokasi.

Padi Moestopo adalah alumni kampus Prof Dr Moestopo lintas generasi yang menyatakan dukungan kepada Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya