Berita

Arwani Thomafi/Net

Politik

Waketum PPP: Pernyataan Amien Rais Menyalahi Fatsun Politik

SABTU, 19 JANUARI 2019 | 09:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pernyataan dan tindakan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang mengomentari internal PPP, merupakan tindakan yang tidak patut.

"Sebagai tokoh dan politisi sepuh, tindakan dan pernyataan Pak Amien tidak mencerminkan tauladan yang baik bagi politisi muda," kata Wakil Ketua Umum PPP, Arwani Thomafi, Sabtu (19/1).

Baca: Amien Rais: Yang Pimpin PPP Tidak Boleh Terlibat Kasus Hukum


Menurut Arwani, sebaiknya Amien Rais fokus saja mengurus internal PAN yang dalam berbagai survei justru elektabilitasnya di bawah PPP. Amien harus fokus membereskan dinamika di internal partainya dan menyelamatkan dari ancaman tidak lolos parliamentary threshold

"Pernyataan dan tindakan Pak Amien terkait dengan PPP, telah keluar dari fatsun politik," ujar Arwani.

Tindakan dan pernyataannya selama ini alih-alih menampilkan sebagai sosok politisi matang, Amien dinilai justru tampil seperti politisi galau, labil dan tidak terukur. Tindakan dan pernyataan yang didomimasi sikap permusuhan, kebencian telah mendegadrasi tabungan sosial yang ditanam Amien selama ini.

Dan sebagai tokoh Islam, lanjut Arwani, Amien mestinya lebih banyak memberikan taulada untuk mengayomi, pernyataan yang menyejukkan dan jauh dari kebencian serta menghindari pernyataan yang kasar.

"Pak Amien, sisakan pada kami, sedikit saja ruang hormat pada Bapak dengan cara bertindak dan berkata yang baik. Berkata baiklah, jika tidak bisa, lebih baik diam," pungkas Arwani. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya