Berita

Ustaz Abu bersama Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Gerindra: Prabowo-Sandi Juga Akan Lakukan Hal Sama Pada Ustaz Ba'asyir

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 20:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana Presiden Joko Widodo membebaskan narapidana terorisme Ustaz Abu Bakar Ba'asyir bin Abu Bakar Abud pada 24 Januari mendatang menjadi sorotan publik. Sebab, keputusan itu diambil menjelang pilpres.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad enggan menuding langkah yang diambil pemerintah bernuansa politis. Dia memastikan bahwa sudah selayaknya Ustaz Abu dibebaskan.

"Ada banyak yang ngomong bahwa itu politisasi mau pilpres, segala macam, saya tidak pusing ya. Bagi kami memang Ustaz Abu Bakar Ba'asyir layak dibebebaskan, sudah sakit-sakitan, sudah sepuh," jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (18/1).


Jika pemerintah punya itikad baik atas dasar kemanusiaan dalam pembebasan Ustaz Abu, pihaknya justru mengapresiasi.

"Ya dengan tidak melihat dari tujuan membebaskan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir kecuali alasan kemanusiaan, kami apresiasi sikap pemerintah," jelas Sufmi Dasco.

Lebih lanjut, Sufmi Dasco menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan hal yang sama jika Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memimpin Indonesia.

"Kalau Pak Prabowo yang jadi presiden pun langkah ini akan kami lakukan. Karena alasannya dari sisi kemanusiaan, tidak ada lagi soal lain," papar anggota Komisi III DPR RI tersebut.

Ustaz Abu yang kini berusia 80 tahun divonis 15 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Juni 2011 lalu. Dia dinyatakan terbukti merencanakan dan menggalang dana untuk pembiayaan pelatihan militer kelompok teroris yang mengadakan latihan bersenjata di Nangroe Aceh Darussalam. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya