Berita

Petani/Net

Politik

Prodem: Harusnya Jokowi Jujur Sudah Menyengsarakan Petani

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 17:25 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta mengakui bahwa sudah mengeluarkan kebijakan yang menyengsarakan rakyat kecil, dalam hal ini petani.

"Impor beras saat panen raya itu menyengsarakan petani," kata Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Syafti Hidayat saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (18/1).

Dalam Debat Pilpres 2019, Kamis malam (17/1), calon presiden Prabowo Subianto mengaku bingung dengan perbedaan data pangan yang disajikan pemerintah. Di mana, antar menteri tidak memiliki data yang sama dalam menentukan impor pangan, khususnya beras dan gula. Data Kementerian Pertanian dan Perum Bulog menyebutkan Indonesia tidak perlu impor, namun Kementerian Perdagangan malah melakukan impor dalam jumlah besar.


Jokowi menjelaskan bahwa perbedaan pendapat di antara menteri merupakan hal biasa. Bahkan, dia mempersilakan hal itu terjadi dengan menggaris bawahi jika dalam sebuah rapat telah diambil suatu keputusan maka semua akan menaatinya.

Terkait itu, menurut Syafti, Jokowi sudah mengakui telah mengeluarkan kebijakan untuk impor pangan. Maka dari itu, harusnya Jokowi mengakui bahwa sudah membuat kebijakan yang menyengsarakan rakyat.

"Harusnya Jokowi mengakui. Apalagi janjinya di Pilpres 2014 menolak impor beras dan muliakan petani. Janji tinggal janji," tegasnya. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya