Berita

Politik

DEBAT PILPRES 2019

Komnas HAM: Kedua Paslon Belum Paham Substansi HAM

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 15:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Catatan kritis Komnas HAM terhadap Pasca debat perdana Capres-Cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis malam. Kedua pasangan calon tidak paham konsep HAM secara subtansial.

“Sehingga komitmen penegakan HAM yang di dalamnya terdapat strategi penyelesaian atas kasus pelanggaran HAM termasuk dugaan pelanggaran HAM berat belum terlihat,” kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/1).

Selain itu, pandangan kedua paslon terhadap isu diskiriminasi dan persekusi relatif tidak ada yang berbeda alias sama.


Yang berbeda, sambung Ulung, hanya terhadap isu disabilitas dimana paslon 01 Jokowi-Ma’aruf menitikberatkan pada kesetaraan dan pentingnya transformasi budaya masyarakat agar menghormati hak disabilitas.

“Sementara pasangan Prabowo-Sandiaga Uno menitik beratkan aksebilitas dalam pekerjaan,” ujar Ulung.

Secara umum, tambah Ulung, debat perdana yang digelar semalam belum dapat menggambarkan secara komperhensif peta persoalan dan strategi kebijakan masing-masing calon dalam upaya perlindungan, pemenuhan, pemajuan dan penegakan HAM di Indonesia.

“Jadi kenapa Komnas HAM memberikan catatan kritis, saya kira ini adalah bagian dari perjalanan pemanatauan Pileg dan Pilpres. Karena kami ingin Pemilu ini berkualitas. bermartabat, bersih dan menjunjung prinsip HAM,” pungkas Ulung. [hta]



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya