Berita

Debat perdana Pilpres/Net

Politik

DEBAT PILPRES 2019

Petahana Lebih Agresif Sementara Penantang Memilih Santai

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 11:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Setidaknya ada catatan penilaian terhadap jalannya debat perdana Pilpres 2019 dari tiga aspek. Yaitu, penguasaan masalah, program kerja, dan komunikasi.

Demikian catatan pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, Jumat (18/1).

Dalam aspek penguasaan masalah, kedua kandidat pasangan calon Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi masih belum mampu menunjukkan kapasitas atau performa terbaiknya.


"Masih terdapat kekurangan di sana-sini bahkan ada beberapa segmen yang justru jawabannya tidak nyambung, di luar konteks dan tidak menjawab inti persoalan," ujar Pangi Syarwi.

Program kerja, kedua kandidat juga belum menawarkan program kerja yang nyata.

"Bahkan petahana sendiri terkesan memposisikan diri sebagai pendatang baru dengan visi baru, padahal seharusnya hanya cukup melanjutkan saja program sebelumnya jika memang dianggap sukses," sebut Pangi Syarwi.

Soal komunikasi, debat putaran pertama cukup mengejutkan di mana petahana Jokowi lebih cenderung emosional ketimbang penantang yang lebih santai.

"Momentum politik untuk penantang menyerang petahana jika memang dianggap gagal sepertinya tidak dimanfaatkan. Jadi, petahana lebih agresif, sementara sang penantang seperti tak punya beban dan enjoy," tutup Pangi Syarwi. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya