Berita

Joko Widodo-Ma'ruf Amin saat debat pertama/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES

Jokowi Lupa Penegakan Hukum Butuh Aparat Profesional Dan Berintegritas

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 09:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Solusi yang ditawarkan calon presiden petahana Joko Widodo diragukan bisa efektif mengatasi persoalan ketidakadilan dalam perlakuan hukum.

"Di satu sisi Jokowi menginginkan law-enforcement, tapi dia lupa untuk mewujudkannya harus dengan birokrasi penegak hukum yang profesional dan berintegritas. Sementara solusi (yang ditawarkan) Jokowi hanya pada persoalan rekruitmen terbuka," kata politisi Partai Bulan Bintang (PBB) Ahmad Yani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (18/1).

Jokowi, sebut dia, terlihat sangat kaku menjawab pertanyaan tidak adanya persamaan di depan hukum pada saat debat tadi malam. Jokowi malah memberikan jawaban persis seseorang yang sedang membahas teknis hukum acara. Padahal, ketidakadilan yang dipertanyakan pasangan Prabowo-Sandi dalam debat dilandasi maraknya proses hukum yang berat sebelah.


Anggapan marak terjadi kriminalisasi, menurut caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta 1 ini, kerap dikaitkan dengan kepemimpinan era Jokowi. Yang lebih mendominasi adalah kriminalisasi terhadap lawan politik.

"Aneh, Jokowi malah menyarankan untuk melapor ke aparat penegak hukum. Ratusan laporan telah dibuat tapi yang ditindak hanya laporan kubu petahana, sedangkan kubu lain dibiarkan. Yang dipertanyakan adalah sikap presiden dalam melihat secara das sein persoalan ini," tukas Ahmad Yani.[dem]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya